- Tips Memilih Kursus Bahasa Inggris dengan Porsi Praktik yang Seimbang
- Tips Menikmati Japanese Food untuk Lunch dan Dinner di Jakarta
- Bukan Sekadar Rekan Kerja, Team ini Bangun Kekompakan dan Solidaritas dalam Semangat Kekeluargaan
- PKM PENINGKATAN KOMPETENSI DAN NILAI-NILAI BUDAYA PADA SISWA DAN SISWI YAYASAN MUTAKABBIR
- Cara Mengatur Anggaran Sewa Mobil Bulanan untuk Aktivitas di Depok
- SEMARAK HUT RI ke-81 WARGA PANORAMA KEMANG
- OkkarentBus Hadir sebagai Solusi Sewa Mobil Surabaya yang Fleksibel
- Pertimbangan Sebelum Memilih Maklon Parfum dengan Minimum Order
- Pengembangan Kreatifitas Anak Dalam Membuat Gantungan Kunci (Makrame)
- Panduan Menentukan Gaya Fotografi Pernikahan di Bali
Film Dirilis, Dewi Lestari Deg-degan Menunggu Pemutaran

Jakarta - Penulis novel laris "Perahu Kertas", Dewi Lestari, mengaku tegang menjelang penayangan perdana film Perahu Kertas di bioskop hari ini. "Sangat deg-degan," kata penulis dengan nama pena Dee itu usai jumpa pembaca novel Perahu Kertas di Gramedia Matraman, Jakarta, Kamis. Film yang diangkat dari novel setebal 456 halaman itu sudah tayang khusus untuk media dan undangan Rabu (8/8/2012) lalu.
"Kalau yang kemarin kan baru wartawan dan undangan, tetapi kalau sekarang yang dihadapi real judgment (penilaian nyata), sekarang penonton yang menilai. Lama film tayang di bioskop kan ditentukan dari penonton," kata Dee.
Film Perahu Kertas disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Artis muda Maudy Ayunda dan Adipati Dolken yang pernah beradu akting di film Malaikat Tanpa Sayap menjadi pemeran utama film tersebut.
Meskipun ada beberapa adegan film yang berbeda dengan kisah dalam novel namun Dee mengatakan hampir 80 persen jalan cerita film Perahu Kertas sama dengan novel.
"Kalau ada yang protes itu risiko ya, pasti ada dan buat saya itu wajar. Komparasi pasti terjadi. Tetapi sebagai film, Perahu Kertas solid," kata ibu dua anak itu.
Video Terkait:












