- Jual Obat Aborsi Gunung Sitoli 082221005617 Cytotec Obat Aborsi Asli Ampuh NO.01
- Pengalaman Belajar Accounting di Pusat Training Indonesia
- Kesalahan umum pengiriman paket ke luar negeri
- Dari Tali Sepatu Menjadi Peluang Usaha : Edukasi Perhitungan Laba Rugi untuk Meningkatkan Profit
- Pemanfaatan Limbah Tali Tepatu Bekas Menjadi Gantungan Kunci Bernilai Ekonomis
- Review Armada Hiace Premium dari Jakrent
- Pentingnya Wisata Keluarga untuk Membangun Kebersamaan dan Keharmonisan
- Destinasi Wisata Keluarga yang Menyenangkan dan Edukatif untuk Liburan Berkualitas
- Wisata Keluarga Sebagai Pilihan Terbaik untuk Menghabiskan Waktu Berkualitas
- Menikmati Wisata Keluarga yang Seru dan Bermakna untuk Semua Usia
Ghazali: Putaran Kedua Pilkada DKI Ketat

Keterangan Gambar : Joko Widodo (kiri), Fauzi Bowo (kanan)
Jakata - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Effendi Ghazali, mengungkapkan pada putaran kedua pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada September mendatang, akan terjadi persaingan ketat antara pasangan Joko Widodo-Basuki T Purnaka dengan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
“Kami telah mengadakan survey internal, dan hasilnya, akan terjadi persaingan ketat antara Pak Jokowi dan Pak Fauzi Bowo. Tidak seperti hasil sebelumnya yang memang jauh jarak perolehannya,” ujarnya ditemui di acara open house yang diadakan Gubernur Fauzi Bowo, di rumah dinasnya Jalan Taman Suropati No. 7, Jakarta Pusat, Minggu (19/08/2012).
Meski demikian, Effendi urung menyebutkan nilai dari survey yang dilakukan oleh pihaknya, mengingat masih ada margin eror yang besar dari 450 responden yang dilakukan survey. “Siapa yang lebih unggul, belum bisa saya kasih tahu sekarang, karena survey kami agak besar margin errornya,” jelasnya.
Menyinggung maraknya penggunaan isu SARA yang terjadi selama bulan ramadhan kemarin, Effendi angkat bicara. Menurutnya, penggunaan isu SARA yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu sudah menimbulkan dampak yang besar, baik di kalangan masyarakat bawah maupun untuk calon pasangan. “Itu jelas ada dampaknya. Bahkan pengaruhnya cukup besar untuk pilkada putaran kedua nanti,” tandasnya.











