- PKM PENINGKATAN KOMPETENSI DAN NILAI-NILAI BUDAYA PADA SISWA DAN SISWI YAYASAN MUTAKABBIR
- Cara Mengatur Anggaran Sewa Mobil Bulanan untuk Aktivitas di Depok
- SEMARAK HUT RI ke-81 WARGA PANORAMA KEMANG
- OkkarentBus Hadir sebagai Solusi Sewa Mobil Surabaya yang Fleksibel
- Pertimbangan Sebelum Memilih Maklon Parfum dengan Minimum Order
- Pengembangan Kreatifitas Anak Dalam Membuat Gantungan Kunci (Makrame)
- Panduan Menentukan Gaya Fotografi Pernikahan di Bali
- Tips Memilih Rental Mobil yang Tepat untuk Perjalanan di Surabaya
- Pengalaman Belajar Accounting di Pusat Training Indonesia
- Kesalahan umum pengiriman paket ke luar negeri
Hary Tanoe Mundur dari Partai Nasdem

Keterangan Gambar : Hary Tanoe saat memberikan keterangan pers
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Hary Tanoesoedibjo menyatakan mundur dari keanggotaan Partai Nasdem. Hal itu disampaikannya secara resmi dalam jumpa pers, Senin (21/1/2013), di Jakarta.
"Saya menyatakan mundur dalam kapasitas saya sebagai Ketua Dewan Pakar. Mulai hari ini, saya bukan lagi anggota dari Partai Nasdem. Keputusan ini saya lakukan dengan berat hati," kata Hary.
Ia menyatakan, sejak bergabung dengan Partai Nasdem pada 9 Oktober 2011, Hary merasa telah melakukan upaya terbaik, baik energi, pikiran, dana, maupun risiko, untuk berpartisipasi membesarkan Partai Nasdem. "Target utamanya lolos verifikasi dan lolos sebagai partai peserta pemilu. Saya merupakan bagian yang ikut meloloskan Nasdem," kata bos MNC Grup ini.
Baca Lainnya :
- Kemungkinan Kodak Batal Jual Paten0
- Perusahaan Besar Sharp Tak Lagi Produksi TV?0
- Bos Yahoo Bajak 2 Karyawan Google tahun 20180
- Zuckerberg akan Berhenti Pimpin Facebook?0
- Lenovo Yakin Kalahkan Microsoft Surface0
"Keputusan saya ini tidak mengenakkan, tapi pada satu titik saya harus memutuskan ini. Aktivitas politik harus tetap dijalankan. Destiny keterlibatan saya di politik adalah menjadi bagian dari perubahan untuk bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Saya ingin ikut andil secara nyata, langsung. Karena bagaimanapun politik menjadi satu bagian ideologi dan bagian dari masa depan kita," papar Hary.
Perpecahan di tubuh Nasdem mulai merebak ketika beredar kabar adanya faksi di dalam partai itu. Dikabarkan, Surya Paloh yang akan menjadi ketua umum partai itu berseberangan dengan faksi Hary Tanoe. Beberapa waktu lalu, kelompok Surya Paloh memecat Sekjen Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND), Saiful Haq.
Tentang alasannya mundur, Hary mengatakan karena ada perbedaan pendapat dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh (sumber: kompas.com)












