- Dari Tali Sepatu Menjadi Peluang Usaha : Edukasi Perhitungan Laba Rugi untuk Meningkatkan Profit
- Pemanfaatan Limbah Tali Tepatu Bekas Menjadi Gantungan Kunci Bernilai Ekonomis
- Review Armada Hiace Premium dari Jakrent
- Pentingnya Wisata Keluarga untuk Membangun Kebersamaan dan Keharmonisan
- Destinasi Wisata Keluarga yang Menyenangkan dan Edukatif untuk Liburan Berkualitas
- Wisata Keluarga Sebagai Pilihan Terbaik untuk Menghabiskan Waktu Berkualitas
- Menikmati Wisata Keluarga yang Seru dan Bermakna untuk Semua Usia
- Wisata Keluarga: Cara Menciptakan Momen Berharga Bersama Orang Tercinta
- Mengenalkan Anak Asrama Dompet Yatim & Dhuafa Jombang Kelola Uang, Lewat Dongeng dan Kreasi Celengan
- 5 Cara Memanfaatkan Backlink untuk Meningkatkan DA
Pemanfaatan Limbah Tali Tepatu Bekas Menjadi Gantungan Kunci Bernilai Ekonomis
Untuk Mendorong Kewirausahaan Siswa SMP-IT Nufa Citra Mandiri Berbasis Penentuan HPP

Keterangan Gambar : Kegiatan PKM Mahasiswa Akuntansi S1 UNPAM
DEPOK — Jumat, 22 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi Tim Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) Universitas Pamulang (UNPAM).Dalam melaksanakan kegiatan edukasi kewirausahaan di SMP-IT Nufa Citra Mandiri, yang terletak di Sawangan,Kota Depok,Jawa Barat.Dengan tema “Pemanfaatan Limbah Tali Sepatu Bekas Menjadi Gantungan Kunci Bernilai Ekonomis untuk Mendorong Kewirausahaan Siswa Berbasis Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP)”.
Kegiatan ini dilatar belakangi oleh banyaknya limbah tali sepatu bekas yang sering kali tidak dimanfaatkan dan berakhir menjadi sampah. Padahal, dengan kreativitas dan keterampilan sederhana, limbah tersebut dapat diolah menjadi produk kerajinan yang menarik sekaligus memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan ini, kami mahasiswa Universitas Pamulang Program Studi Akuntansi berupaya memberikan pemahaman siswa mengenai pentingnya dasar-dasar kewirausahaan sejak usia dini. Tim Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Dini Febriyanti, Eka Rosliawati, Salwa Ariesta Azahra, dan Sulistiani Agustin dari Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang di bawah bimbingan dosen pendamping, Bapak Muhammad Rizal Saragih,S.E., M.M
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa kewirausahaan dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya melalui pembuatan gantungan kunci sebagai produk kreatif yang memiliki nilai jual. Melalui kegiatan ini,kami ingin menunjukkan kepada siswa/i SMP-IT Nufa Citra Mandiri bahwa peluang usaha tidak hanya belajar membuat produk yang memerlukan modal besar, tetapi barang-barang yang dianggap tidak terpakai pun dapat diubah menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai jual dengan memahami bagaimana sebuah usaha dapat dikelola secara sederhana dan terarah melalui penentuan HPP.
Baca Lainnya :
- Mengenalkan Anak Asrama Dompet Yatim & Dhuafa Jombang Kelola Uang, Lewat Dongeng dan Kreasi Celengan0
- Penguatan Kapasitas SDM UMKM dalam Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pengembangan Usaha0
- MASJID NUR ILAHI DI KEJUTAKAN DENGAN 26 EKOR KURBAN CETAK REKOR DALAM SEJARAH DI DESA 0
- Ekspresikan Imajinasi, Ciptakan Karyamu: Mahasiswa Universitas Pamulang 0
- Seorang GURU yang Mengadu Nasib di Ibu Kota #Kisah Inspiratif Omar Faruk CEO KEBAB0
Kegiatan ini diawali dengan pembukan,sambutan-sambutan, dan pemaparan materi mengenai pentingnya pemanfaatan limbah tali sepatu bekas menjadi gantungan kunci yang bernilai ekonomis untuk mendorong kewirausahaan Siswa/i SMP-IT Nufa Citra Mandiri berbasis Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP). Dalam sesi tersebut, siswa/i diberikan pemahaman mengenai konsep dasar kewirausahaan,mulai dari pengenalan peluang usaha,proses produksi,hingga pentingnya kretivitas dalam menciptakan produk yang memiliki daya tarik.
Setelah siswa/i memahami konsep dasar kewirausahaan dan penentuan HPP, kami mempraktekan langsung proses pembuatan gantungan kunci menggunakan tali sepatu bekas.Siswa/i diberikan arahan mengenai teknik dasar pembuatan,mulai dari pemilihan bahan,hingga proses perakitan hingga menghasilkan desain yang menarik dan layak dipasarkan.Dengan bimbingan kami langsung,siswa berhasil menghasilkan gantungana kunci sesuai kreativitas masing-masing.
Setelah proses pembuatan gantungan kunci dari tali sepatu,siswa/i diperkenalkan pada konsep Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penting dalam menentukan harga jual sebuah produk.Dalam sesi ini, kami menjelaskan secara sederhana bahwa Harga Pokok Produksi (HPP) ini merupakan dasar dalam menentukan nilai sebuah produk sebelum dijual kepada konsumen.
Pengenalan Harga Pokok Produksi ini bertujuan agar siswa memahami bahwa setiap produk memiliki nilai produksi yang harus diperhatikan dalam kegiatan usaha.Dengan memahami konsep ini,siswa/i diharaapkan dapat memiliki wawasan awal tentang bagaimana sebuah usaha dijalankan secara lebih terarah.
Agar suasana pembelajaran lebih interaktif dapat mengasah konsentrasi siswa/i, kegiatan ini juga diselingi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan mengenai peluang usaha dari produk yang mereka buat dan siswa/i juga tampak semangat dalam menjajwab pertanyaan yang telah kami berikan.Antusiasme siswa/i menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan ketertarikan siswa/i terhadap dunia kewirausahaan.
Pihak SMP-IT NUFA CITRA MANDIRI menyambut dengan baik kegiatan ini karena telah memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung dalam pembuatan gantungan kunci dari tali sepatu. Dalam kegiatan ini, siswa/i diajarkan secara langsung proses produksi mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pembuatan, hingga perhitungan biaya produksi. Selain itu, siswa/i juga diberikan pemahaman mengenai cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dengan menjumlahkan seluruh biaya yang dikeluarkan, seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya pendukung lainnya. Setelah mengetahui HPP, siswa/i diajarkan cara menentukan harga jual yang tepat dengan menambahkan keuntungan (margin) yang diinginkan. Melalui praktik perhitungan tersebut, siswa/i dapat memahami hubungan antara biaya produksi, HPP, harga jual, serta keuntungan yang diperoleh dari suatu produk.
Melalui kegiatan PMKM ini, kami sebagai Mahasiswa Universitas Pamulang berharap siswa/i dapat memahami bahwa kewirausahaan dapat dimulai sejak usia dini melalui kreativitas sederhana dan pemahaman dasar mengenai proses usaha,termasuk konsep penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai bekal pengetahuan awal dalam usaha bisnis.Kemampuan berwirausaha merupakan keterampilan yang penting untuk dimiliki di era saat ini,Dengan memanfaatkan limbah tali sepatu bekas menjadi gantungan kunci bernilai ekonomis, siswa tidak hanya belajar mengurangi sampah, tetapi juga belajar menciptakan peluang usaha dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar mereka.
Pada akhirnya, pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang memberikan pengalaman dan inspirasi yang dapat bermanfaat bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan kemandirian pada siswa SMP-IT Nufa Citra Mandiri sehingga mereka dapat menjadi generasi yang aktif,kreativ, dan memiliki jiwa wirausaha yang kuat di masa depan.
Penulis:
Dini Febriyanti
Eka Rosliawati
Salwa Ariesta Azahra
Sulistiani Agustin
Mahasiswa Program Studi Akuntansi S1,Universitas Pamulang
Dosen Pengampu: Muhammad Rizal Saragih,S.E., MM











