- MASJID NUR ILAHI DI KEJUTAKAN DENGAN 26 EKOR KURBAN CETAK REKOR DALAM SEJARAH DI DESA
- Memahami Kekuatan Backlink dalam Kampanye Digital
- PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DI MUSHOLA AL_ITTIHAD PANORAMA KEMANG BOGOR
- Cara Backlink Ac Id Meningkatkan Trafik Website
- Cara Cerdas Menentukan Distributor Kimia Berkualitas untuk Kebutuhan Bisnis
- Buktikan Sendiri Efek dari Backlink Edu Terbaik
- Ekspresikan Imajinasi, Ciptakan Karyamu: Mahasiswa Universitas Pamulang
- Seorang GURU yang Mengadu Nasib di Ibu Kota #Kisah Inspiratif Omar Faruk CEO KEBAB
- Peningkatan Pengelolaan Keuangan Remaja Melalui Edukasi Menunda Keinginan Untuk Menumbuhkan
- Kritik Kiai Cabul dan pentingnya daya kritis santri
Perusahaan Besar Sharp Tak Lagi Produksi TV?

Tokyo - Sharp kabarnya mempertimbangkan untuk lebih fokus memproduksi panel LCD (liquid crsytal display) sehingga perlu menjual sejumlah unit bisnisnya. Perusahaan asal Jepang ini berencana untuk tak lagi merakit TV.
Sharp seperti dilaporkan surat kabar setempat Nikkei, disebut-sebut akan melepas unit bisnis mesin fotokopi dan pendingin ruangan (AC) agar lebih fokus dalam persaingan pasar LCD.
Namun seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Sabtu (18/8/2012), Sharp melalui juru bicaranya menolak laporan tersebut. "Kami mempelajari berbagai pengukuran, namun tidak ada fakta yang mendukung laporan surat kabar Nikke mengenai kemungkinan penjualan operasional utama Sharp," ujar juru bicara tersebut.
Performa perusahaan elektronik ini memang tidak menggembirakan awal bulan ini, dengan harga saham yang merosot pada titik terendahnya dalam 40 tahun terakhir.
Nikkei menyebutkan, sebagai bagian dari upaya pemulihan, Sharp juga akan melakukan spinoff pabriknya di pusat Jepang, yang membuat panel LCD untuk smartphone dan tablet, termasuk untuk komponen iPhone dan iPad Apple.
"Sharp mungkin saja menerima suntikan investasi dari pabrikan lain dan menjalankan operasional pabrik bersama-sama, seperti yang dilakukan Hon Hai roPrecision asal Taiwan di pabrik Sakai yang berlokasi di prefecture Osaka," tulis Nikkei.
Saham Sharp turun 1,14% menjadi 173 yen pada penutupan perdagangan Jumat.












